Broker Luar Negeri HotForex menyiapkan service trading online untuk lebih dari 50 pasang mata uang (forex), logam, minyak, CFD Indeks Saham Dunia, CFD saham AS serta Eropa, dan memfasilitasi perdagangan kontrak komoditas, kripto, serta obligasi. Perusahaannya bernama sah HF Markets (SV) Ltd serta beralamat di Suite 305, Griffith Corporate Centre, P.O. Box 1510, Beachmont Kingstown, St. Vincent and the Grenadines. Broker HotForex sudah terima lisensi dari regulator St Vincent and the Grenadines (No 22747 IBC 2015), Siprus, serta Malta. HotForex Bonus HotForex Gold & Silver Hotforex Benefits Riwayat Broker HotForex Broker Hotforex dibangun pada tahun 2010 dengan misi “Memberi Service Konsumen setia Terunggul ke Client Kami dengan Mengawasi Kultur Fokus Klien”. Karena itu, HotForex menyediakan bermacam type account trading dengan beragam spread serta instrumen trading yang bisa diambil sendiri oleh trader. HotForex juga berkali-kali jadi mengadakan pekerjaan tanggung jawab sosial, bekerja bersama dengan Palang Merah Internasional (Red Cross), UNICEF, Rotary International, dan lain-lain. Sampai tahun 2018, telah hampir 1.5 juta client masuk dengan HotForex dari penjuru dunia. Tidak hanya karena service tradingnya yang unggul, sebab HotForex menyiapkan dukungan buat lebih dari 27 bahasa serta tawarkan beberapa bonus promo mengundang selera. Beberapa promo yang diadakannya diantaranya program kesetiaan yang tawarkan reward semakin banyak bersamaan dengan semakin lamanya seorang trading di HotForex, hadiah merchandise gratis, deposit gratis lewat transfer bank, bonus 100% untuk deposit minimum $100, beberapa kontes trading berhadiah beberapa ribu dolar AS, dan sebagainya. Anda bisa daftar secara gratis dengan promo 100% deposit, tersedia instrument trading crypto bitcoin, ethereum, litecoin, emas, forex support deposit dan wd melalui bank lokal indonesia

Dilansir dari Cryptoverze, dua kekuatan keuangan utama Uni Eropa, Prancis dan Jerman, baru-baru ini sepakat untuk memblokir Libra dari operasi di negara masing-masing. Awalnya, Menteri Keuangan Perancis, Bruno Le Maire, berbicara tentang ketidaknyamanannya terhadap mata uang yang dipimpin oleh organisasi pengumpul data pribadi seperti Facebook. Melihat hal ini, Jerman segera mengikutinya dengan merilis pernyataan mereka sendiri, dan mengomunikasikan sikap mereka melawan Libra.

Kedua negara tersebut mengeluarkan pernyataan bersama yang menyatakan, “Tidak ada entitas swasta yang dapat mengklaim kekuatan moneter, yang melekat pada kedaulatan negara.”  Prancis dan Jerman menganggap bahwa proyek Libra, sebagaimana tercantum dalam cetak biru Facebook, gagal meyakinkan bahwa risiko akan ditangani dengan baik.

Rencana Facebook telah membuat pembuat kebijakan dan regulator di seluruh dunia ketakutan, terutama ketika media sosial tersebut berencana meluncurkan Libra tahun depan. Regulator AS bahkan mempertanyakan rencana organisasi Libra dan mengapa markas mereka akan berada di Swiss. Semua ini dapat menyembunyikan lisensi pembayaran Libra dari otoritas moneter Swiss, yang diberikan kepada Libra pada pekan lalu.

Meskipun regulasi dan investigasi dapat bertindak sebagai rintangan, dapat dipercaya bahwa pengawasan ketat akan meningkatkan kepercayaan konsumen pada Libra. Selain itu, transaksi berbiaya rendah ini kemungkinan akan mendorong konsumen untuk memegang dan menggunakan mata uang digital. Masih harus dilihat bagaimana mayoritas pemerintah akan bereaksi setelah pernyataan dari Prancis dan Jerman ini.

Sumber: Cryptoverze

The post Prancis dan Jerman Bergandengan Tangan Melawan Libra appeared first on CoinDaily.